nangis.

 hai, apa kabar? Semoga kalian baik baik aja ya.. 

Sekarang gue lagi kesel sama diri gue sendiri, dari kemarin nangisin masalah masalah sepele, dibentak dikit nangis, diomelin dikit nangis, padahal gue pernah ngalamin hal yang lebih berat dari ini. 

Tadi coba buat gak nangis dengan berpikir "its okay" selalu bilang gak apa apa, nenangin diri setenenang mungkin hampir berhasil tapi akhirnya buyar juga hahaha 

Kenapa orang selalu melempar masalahnya dia dengan orang lain? tanpa sadar gue dan kalian pun begitu? Setiap gue sakit hati sama orang, gue selalu nenangin diri dengan berpikir, "oh dia lagi ada masalah dihidupnya dia" tapi sekarang gue berfikir lebih egois "tapi semua orang punya masalahnya sendiri sendiri" contoh sebuah keluarga Ibu, Bapak, Adik, dan Kakak.

Si Ibu punya masalah dengan lingkungan rumah, dia mengurus rumah, anak dan suaminya. Si Bapak punya masalah dengan lingkungan pekerjaan memikirkan masa depan anak-anaknya nanti dengan bekerja 24 jam lamanya. Si Kakak punya masalah dengan Lingkungan sekolahnya dan keluarga, disekolah dia dituntut untuk menjadi murid teladan dan dikeluarga dituntut untuk menjadi anak yang sukses. dan Si Adik punya masalah dengan lingkungan disekitarnya, banyak yang melihat sebagai beban dan tak bisa apa-apa yang dituntut secerdas kakaknya. 

Ini yang gue pikirin tadi selagi nangis, gue merasa kesal dengan orang-orang yang melempari masalahnya ke gue, tapi balik lagi tanpa sadar, mungkin kita pernah ngelakuinnya. Semua orang punya bebannya sendiri, ini baru permulaan dunia emang keras jangan jadi kayak yupi. 

Tapi bukan berarti kita gak boleh nangis, gak boleh kesal. kita cuma gak boleh larut sama keadaan. kita harus keluar dari zona kayak gini, mau sampai kapan kita nangis nangis terus? semangat deh untuk diri gue yang tadi kek yupi wkwk, semngat untuk kalian jugaa yaa 

miliyaran dollar nanti kalian buat dipake xixixixixi 


Komentar